Panduan Dalam Mengolah Aneka Jenis Seafood Menjadi Santapan Lezat dan Sehat

Siapa sih yang tidak menyukai seafood! Seafood alias makanan laut merupakan sebutan untuk berbagai jenis bahan makanan berupa hewan dan tumbuhan laut yang ditangkap dari laut secara bebas ataupun hasil budidaya.

Beberapa contoh seafood yang sudah lazim kita kenal adalah ikan, moluska (cumi-cumi, gurita, tiram, dan kerang), crustacean (udang dan kepiting), dan rumput laut. Kali ini kita akan lebih banyak membahas perihal pengolahan seafood berupa hewan laut saja.

Sebelum kita mulai memasak, ada baiknya kita membahas berbagai pengetahuan dasar tentang pengolahan seafood mulai dari kandungan gizi, cara memilih seafood yang benar, cara menyimpan seafood agar tetap awet, jenis dan cara memasak seafood, berbagai tips dalam mengolah seafood, dan tentu saja beberapa contoh olahan seafood yang bisa Anda coba.

Kandungan Gizi Seafood

Sumber: peimussel.com

Seafood kaya akan gizi dan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizi dan nutrisi yang bisa ditemukan dalam seafood adalah:

  • Kalori dan protein

Secara umum, seafood merupakan sumber protein yang tinggi dengan kandungan kalori yang rendah. Kandungan protein dalam seafood terbilang lengkap dengan berbagai jenis asam amino yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang sehat baik orang dewasa maupun bayi dalam kandungan. Kandungan protein dalam olahan seafood terbilang lebih mudah dicerna bila dibandingkan dengan daging, karena memiliki jumlah jaringan yang lebih sedikit.

  • Lemak dan kolesterol

Secara umum, kandungan lemak jenuh dalam seafood tergolong rendah. Kandungan lemak yang ada dalam seafood sebagian besar terdiri dari lemak tidak jenuh termasuk didalamnya asam lemak omega 3 yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Omega 3 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tubuh yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa omega 3 terbukti mampu mengurangi resiko sakit jantung, serta membantu dalam proses perkembangan otak dan mata pada janin dalam kandungan.

  • Vitamin dan mineral

Ikan merupakan sumber alami untuk berbagai jenis vitamin termasuk vitamin B kompleks, vitamin A, dan vitamin D. Ikan juga kaya akan kandungan mineral termasuk didalamnya zat besi, zinc, iodine, selenium, dan kalsium.

Manfaat Kesehatan dari Makanan Seafood

Sumber: choosemyplate.gov

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan seafood memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya:

  • Mengurangi resiko terkena gangguan penyakit kardiovaskular.
  • Membantu mengurangi resiko terjadinya serangan jantung.
  • Meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik dalam tubuh.
  • Membantu melancarkan peredaran darah.
  • Membantu dalam pembentukan jaringan saraf pada janin dalam kandungan.
  • Berkontribusi dalam perkembangan sistem saraf pada retina.
  • Membantu pembentukan jaringan otot.
  • Kandungan zinc dalam seafood membantu dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh dan juga proses pembentukan sel.
  • Kandungan iodine membantu fungsi tiroid agar tetap berjalan sempurna.
  • Membantu pertumbuhan tulang.

Cara Memilih Seafood

Sumber: unipool.com.sg

Langkah awal dalam membuat olahan seafood yang lezat adalah memilih bahan baku yang masih segar. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam memilih seafood yang masih segar.

Ikan Utuh

  • Pastikan mata ikan masih terlihat segar dan cerah.
  • Kondisi ikan secara keseluruhan. Pilih ikan dengan kondisi terlihat segar dan tidak memiliki bercak-bercak.
  • Warna insang terlihat merah cerah dan bukan coklat.
  • Ikan yang masih segar seharusnya memiliki bau seperti air bersih. Hindari ikan yang sudah berbau busuk.

Potongan Ikan atau Fillet

  • Potongan ikan tersebut hendaknya terlihat masih segar.
  • Ikan tersebut harusnya tidak memiliki aroma yang menusuk.
  • Bila ada cairan pada potongan ikan tersebut, cairan tersebut harus berwarna bening dan bukannya putih susu. Bila cairan yang ada berwarna putih susu, artinya ikan tersebut sudah mulai busuk.
  • Tekan potongan ikan dengan jari Anda. Bila ikan tersebut masih segar, maka bekas tekanan jari Anda tidak akan berbekas.

Jenis Seafood yang Lain

  • Bila memilih kerang dan tiram hidup, cangkang mereka akan bergerak bila dipegang.
  • Prinsip yang sama berlaku untuk udang karang dan kepiting yang masih hidup, dimana kaki mereka akan bergerak bila dipegang.
  • Cangkang dari hewan yang memiliki cangkang hendaknya masih utuh dan tidak retak.

Cara Menyimpan Ikan Segar

Bila Anda memiliki banyak persediaan ikan, maka Anda perlu menyimpannya dengan baik agar ikan tersebut tidak cepat busuk.

Sebelum menyimpan ikan, sebaiknya semua ikan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari sisik, insang, serta isi perut. Hal ini akan membantu memperlambat proses pembusukan.

Setelah semua ikan tersebut bersih, Anda bisa membungkusnya dengan plastic wrap, kemudian masukkan dalam plastic bening dan masukkan dalam freezer. Cara ini hanya bisa dipergunakan bila ikan tersebut hanya akan disimpan dalam waktu beberapa hari saja.

Bila Anda sering membeli ikan dalam jumlah besar, maka Anda bisa mempertimbankan untuk membeli vacuum sealer. Anda bisa memasukkan ikan ke dalam plastik dan menggunakan alat ini untuk menghilangkan semua udara yang ada didalamnya sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Cara dan Metode Pengolahan Seafood

Ada berbagai cara dan metode dalam membuat olahan seafood yang nikmat. Masing-masing metode memiliki keunggulan masing-masing. Anda bisa memilih metode yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan Anda:

  • Goreng

Sumber: anthonyskitchen.blogspot.com

Metode ini merupakan metode yang paling banyak dipergunakan di tanah air. Ikan yang sudah dibumbui dengan garam bisa langsung digoreng hingga matang dan siap disajikan.

Ada 2 metode dalam menggoreng ikan yang umum dilakukan yaitu metode shallow frying dan deep frying. Metode shallow frying mengacu pada metode menggoreng ikan dengan minyak dalam jumlah sedikit. Dalam metode ini, ikan yang akan digoreng pada umumnya dibalur dengan tepung bumbu untuk melindungi daging ikan agar tidak mudah hancur, dan agar ikan tersebut tidak terlalu banyak menyerap minyak.

Metode deep frying mengacu pada metode dimana ikan digoreng dengan menggunakan minyak dalam jumlah banyak. Ikan tersebut akan tenggelam seluruhnya ke dalam minyak untuk menghasilkan ikan yang matang secara keseluruhan.

  • Kukus

Sumber: chinasichuanfood.com

Metode mengolah ikan selanjutnya yang juga cukup popular di tanah air adalah metode kukus. Ikan akan dimasak dengan menggunakan uap dari air mendidih yang ada dibawahnya. Pada umumnya, metode ini dipergunakan untuk membuat masakan seafood seperti pepes yang dibuat dengan menggunakan bumbu pepes ikan siap saji.

  • Bakar

Sumber: caribbeanpot.com

Metode ini memberikan rasa yang unik dan khas pada ikan dan seafood. Bersihkan tempat pembakaran daging terlebih dahulu dan lapisi dengan minyak agar daging ikan tidak melengket.

Ikan yang akan dibakar bisa direndam dalam bumbu terlebih dahulu untuk menjaga agar daging ikan tetap basah. Selain itu, selama proses pembakaran, ikan tersebut bisa diolesi dengan bumbu yang telah disediakan agar ikan tidak menjadi kering, dan juga agar bumbu tersebut bisa meresap dengan sempurna.

  • Rebus

Sumber: food52.com

Ikan direbus dalam air yang telah diberi bumbu misalnya saja bumbu gulai kepala ikan siap saji. Ikan dimasukkan ke dalam air yang telah mendidih, kemudian api dikecilkan untuk menjaga agar tekstur ikan tetap lembut.Dalam metode memasak ini, jenis cairan yang dipergunakan bisa sangat beragam mulai dari air, kaldu, atau santan. Metode memasak dengan cara seperti ini sering juga disebut dengan poaching.

  • Tumis

Sumber: therecipecritic.com

Metode memasak yang satu ini terbilang sangat praktis. Anda bisa mengolah berbagai jenis seafood dengan cara ini. Pada umumnya, seafood yang dimasak dengan metode ini dicampur dengan berbagai bahan masakan lain misalnya saja sayur-sayuran seperti wortel dan paprika.

  • Memasak seafood dengan microwave

Sumber: timescolonist.com

Metode memasak seperti ini mungkin tidak terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Metode ini paling cocok dipergunakan untuk memasak seafood dalam jumlah kecil atau bila Anda tidak menyukai tampilan luar hasil olahan seafood Anda berwarna coklat, seperti yang Anda dapatkan saat menggoreng atau membakar ikan tersebut.

Lalu, bagaimana dengan jenis seafood yang lain seperti udang, kepiting, remis, kerang, dan cumi-cumi. Untuk olahan seafood seperti cumi-cumi, ada berbagai resep cumi-cumi yang bisa dicoba. Untuk kepiting dan kerang sendiri, kedua jenis seafood ini umumnya dimasak dengan cara direbus atau dikukus dengan menggunakan bumbu yang sangat sederhana. Rasa manis dan gurih dari kedua jenis seafood ini sudah dapat dinikmati tanpa harus menggunakan terlalu banyak bumbu.

Kepiting dapat dimasak dengan cara direbus. Caranya cukup mudah, cukup dengan:

  • Siapkan panci besar dan rebus air didalamnya. Daging kepiting memiliki rasa yang gurih dan manis sehingga Anda tidak perlu menambahkan apapun ke dalam air rebusan. Namun Anda bisa menambahkan bumbu apapun yang Anda sukai.
  • Saat air telah mendidih, masukkan kepiting satu persatu.
  • Masak hingga kepiting tersebut mengambang dipermukaan.
  • Masak kembali selama 2 hingga 3 menit sebelum api dimatikan.
  • Kepiting siap disajikan. Kepiting yang telah dimasak dengan cara seperti ini dapat bertahan selama kurang lebih satu minggu bila disimpan dalam kulkas.

Sumber: myrecipes.com

Untuk kerang dan remis, keduanya bisa dimasak dengan cara direbus atau dikukus. Kerang yang sudah matang memiliki ciri khusus dimana cangkangnya akan membuka. Setelah cangkangnya membuka, disarankan untuk terus memasak kedua jenis seafood ini selama kurang lebih 5 menit untuk memastikan bahwa dagingnya telah masak secara menyeluruh.

Hati-hati, jangan sampai terlalu lama memasak kerang dan remis karena akan membuat dagingnya terasa keras dan kering. Satu hal lagi, bila ada kerang yang cangkangnya tidak membuka, maka sebaiknya kerang tersebut dibuang. Cangkang yang tidak membuka menandakan bahwa kerang tersebut sudah tidak segar lagi dan tidak layak dikonsumsi.

Tips Tambahan dalam Mengolah Masakan Seafood

Sumber: nvme.in

Dalam mengolah ikan, dikenal istilah marinating. Marinating ini adalah proses perendaman ikan didalam bumbu untuk memperkuat rasa serta untuk mempertahankan kelembapan daging. Dalam melakukan marinating, hendaknya Anda berhati-hati agar rasa seafood itu sendiri tidak menjadi hilang. Aturan dasar dalam proses marinating adalah cukup 30 menit saja. Bila Anda menggunakan bumbu yang bersifat asam seperti air jeruk nipis, maka kurangi waktunya menjadi sekitar 15 menit saja. Mengapa? Karena bumbu marinating yang bersifat asam seperti air jeruk nipis pada dasarnya akan memasak ikan tersebut dan merubah teksturnya.

Ada satu lagi tips tambahan dalam mengolah masakan seafood khususnya ikan. Tips ini mengacu pada aturan 10 menit dalam memasak ikan. Aturan ini bisa diterapkan saat Anda mengolah ikan baik secara dikukus, direbus, ataupun dibakar. Aturan ini tidak berlaku untuk pengolahan ikan dengan cara digoreng ataupun dengan penggunaan microwave.

Inti dari aturan 10 menit dalam memasak ikan ini adalah:

  • Waktu yang dibutuhkan untuk memasak ikan dan memastikan bahwa ikan tersebut telah matang adalah 10 menit. Bila Anda memasak ikan dengan cara dibakar, maka sediakan waktu 5 menit pada salah satu sisi ikan dan 5 menit pada sisi yang lain.
  • Tambahkan 5 menit dalam waktu memasak bila ikan tersebut dimasak dalam bungkusan aluminium foil atau dimasak dengan menggunakan saus
  • Bila ikan yang dimasak adalah ikan beku, maka tambahkan waktu 10 menit untuk memastikan bahwa ikan tersebut benar-benar matang.

Tips terakhir dalam proses pengolahan seafood menjadi makanan yang lezat adalah pada proses pencairan ikan beku. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ikan dalam jumlah besar sebaiknya dibekukan untuk menjaga agar ikan tersebut tetap segar dan tidak busuk. Bila Anda berniat untuk memasak ikan yang telah dibekukan sebelumnya, maka ada 3 cara yang bisa ditempuh dalam mencairkan ikan tersebut yaitu:

  • Cairkan dalam kulkas

Ikan dan seafood yang beku hendaknya dikeluarkan dari freezer dan masukkan dalam wadah khusus di dalam kulkas. Sebaiknya hal ini dilakukan sehari sebelum Anda mengolah ikan tersebut, terutama bila ikan tersebut berukuran besar atau dalam jumlah yang cukup banyak.

  • Menggunakan air bersuhu ruangan

Sumber: ehow.com

Rendam seafood yang telah dibungkus dengan plastic kedap air dalam wadah berisi air. Ganti air rendaman setiap 30 menit sekali hingga seafood tersebut sudah tidak beku lagi. Setelah itu, seafood siap untuk diolah.

  • Menggunakan microwave

Anda juga bisa menggunakan microwave untuk mencairkan ikan dan seafood beku. Pastikan untuk mengikuti instruksi yang ada agar seafood tersebut benar-benar siap olah.

Aneka Olahan Seafood

Sumber: nibble.id

Berbicara mengenai olahan seafood tidak akan ada habisnya. Setiap jenis seafood bisa dimasak dengan berbagai cara dan resep sesuai selera Anda. Di Indonesia sendiri, setiap daerah memiliki olahan makanan seafood mereka masing-masing.

Berikut ini adalah beberapa contoh aneka makanan seafood yang bisa Anda coba:

  • Ikan goreng. Olahan ikan yang satu ini merupakan olahan paling standar yang bisa Anda temukan dimana saja.
  • Kepiting saus padang. Resep kepiting saus padang memadukan antara rasa daging kepiting yang gurih dengan saus padang yang pedas tentunya akan menambah selera makan siapa saja.
  • Pepes ikan
  • Pesmol ikan
  • Cumi saus hitam
  • Udang asam manis
  • Cumi goreng tepung
  • Nasi goreng seafood, dan masih banyak lagi.

Saat ini, sangatlah mudah untuk menemukan resep seafood untuk Anda praktekkan. Anda bisa bereksperimen dengan bahan baku dan bumbu yang ada di rumah masing-masing. Bila tidak ingin repit, Anda juga bisa menggunakan bumbu masak seafood siap saji dari Sari Munik. Bumbunya komplit dan siap pakai untuk berbagai jenis resep seafood favorit Anda. Untuk melengkapi hasil olahan seafood Anda, jangan lupa pergunakan aneka sambal dari Sari Munik. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *